Pertumbuhan penduduk pada provinsi Jawa tengah

Diposting pada
Spread the love
  1. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas sedikit tentang pertumbuhan penduduk pada provinsi Jawa Tengah mengenai jumlah penduduk jenis kelamin dan umur yang ada di Jawa Tengah.

1.Komposisi Penduduk Jawa Tengah

Tabel 1.  Beberapa indikator penduduk Jawa Tengah menurut SP 2010.

Indikator Jateng
Sex Rasio 98,8
Dependency Rasio 50,31
Density (orang/km2) 995
Median Umur (Th) 30,06
Laju Pertumbuhan Penduduk (%) 0,37
Penduduk (orang) 32.382.657

Dari tabel 1 tersebut diatas menunjukkan bahwa : jumlah penduduk Jawa Tengah 32.382.657 pada tahun 2010, lebih rendah dari proyeksi penduduk tahun 2010 yaitu sebesar 33,09 juta, dengan sex rasio 98,8 (laki-laki 16.091.112, dan perempuan 16.291.545), median umur (th) 30,06, sedangkan  laju pertumbuhan penduduknya 0,37 terendah tingkat Nasional (1,49). Dependency rasio/  angka ketergantungan 50,31 lebih rendah dari nasional (51,33), dengan density/ kepadatan penduduk 995 orang per/km2 jauh lebih tinggi dibanding Nasional 124 orang per/km2, hampir 14 persen penduduk Indonesia ada di Jawa Tengah.

Piramida penduduk Jawa Tengah 2010 merupakan sebuah gambaran stuktur penduduk yang sangat menarik untuk dilakukan kajian, karena dari piramida tersebut dapat diketahui jumlah penduduk berdasar pengelompokan umur dan jenis kelamin. Dari piramida tersebut dapat dilihat beberapa hal yang sangat menarik untuk dilakukan kajian, antara lain yaitu  pada perbedaan jumlah penduduk berdasar kelompok umur dimana terdapat :

  1. Penduduk balita dan anak-anak   :0 -14 th : 8.515.767 (26,73%)
  2. Penduduk Usia produktif              :15-65th : 21.543.349 (65,72%)
  3. Penduduk Lansia                          : 65 keatas :2.323.541 ( 7,55%)

Kondisi tersebut dalam ilmu demografi disebut Triple Burden, yaitu setiap kelompok umur tersebut berjumlah besar dalam periode yang sama, sehingga berakibat pada meningkatnya beban pemerintah dalam hal penyiapan fasilitas kesehatan baik untuk anak-anak, lansia, pendidikan, dan penyedian lapangan kerja.

 Untuk mengetahui lebih jauh kondisi kependudukan di Jawa Tengah berdasarkan hasil sensus penduduk 2010, maka diperlukan analisis beberapa variabel yang mempunyai pengaruh terhadap program kependudukan dan keluarga berencana antara lain : jumlah penduduk menurut kelompok umur, jumlah penduduk menurut jenis kelamin, jumlah penduduk menurut kelompok umur sekolah, dan dependency ratio.

1.1   Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur

Tabel 1.1 Penduduk Menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin

Provinsi Jawa Tengah Tahun 2010

Umur Jenis Kelamin Total
Laki-laki Perempuan
(1) (2) (3) (4)
0 – 4 1 395 222 1 316 049 2 711 271
5 – 9 1 451 901 1 377 463 2 829 364
10 – 14 1 529 409 1 445 723 2 975 132
15 – 19 1 396 945 1 315 854 2 712 799
20 – 24 1 153 174 1 192 603 2 345 777
25 – 29 1 269 389 1 318 987 2 588 376
30 – 34 1 249 893 1 279 398 2 529 291
35 – 39 1 193 061 1 229 691 2 422 752
40 – 44 1 181 798 1 237 565 2 419 363
45 – 49 1 075 720 1 122 667 2 198 387
50 – 54 936 893 937 424 1 874 317
55 – 59 739 978 687 457 1 427 435
60 – 64 485 944 538 874 1 024 818
65 – 69 401 455 467 238 868 693
70 – 74 299 511 386 369 685 880
75 + 330 802 438 166 768 968
TT 17 17 34
JAWA TENGAH 16 091 112 16 291 545 32 382 657

Sumber : BPS Sensus Penduduk Tahun 2010

Dari 32,3 juta penduduk Jawa Tengah jika dirinci menurut kelompok umur, maka akan diperoleh angka sebagai berikut : Pada kelompok umur 0-14 tahun ada 26,73 %, kelompok umur 15-64 tahun berjumlah 65,72 %, dan kelompok umur 65 tahun ke atas berjumlah 7,55 %. Angka tersebut menunjukkan bahwa Jawa Tengah hampir menikmatiBonus Demografi, yakni jumlah penduduk usia produktif 15-64 tahun hampir dua kali lipat dari kelompok umur tidak produktif (0-14 tahun dan 65 tahun ke atas). Hanya yang menjadi masalah, apakah kelompok usia produktif itu termasuk penduduk yang bermutu, karena data BPS (2010) menunjukkan ada 5.204.437 jiwa penduduk Jawa Tengah yang bekerja kurang dari 35 jam per minggu, alias menjadi setengah penganggur.

1.2  Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin

Dari hasil sensus penduduk 2010 seperti pada tabel 1.2 diperoleh angka perbandingan jumlah penduduk laki-laki dan perempuan 98,8 yaitu (laki-laki 16.091.112 dan perempuan 16.291.545). Sebaran penduduk menurut jenis kelamin menunjukkan bahwa umumnya kabupaten dan kota di Jawa Tengah juga  lebih banyak jumlah penduduk perempuan daripada jumlah penduduk laki-laki, kecuali  pada 9 Kab/Kota yaitu: Kab. Cilacap, Kab. Banyumas,Kab. Banjarnegara, Kab.Wonosobo, Kab. Magelang, Kab.Kendal, Kab. Batang, Kab.  Brebes, serta Kota Pekalongan.

Tabel 1.2 Penduduk Menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Kelamin

Provinsi Jawa Tengah Tahun 2010

Kabupaten/Kota Jenis Kelamin
Laki-laki Perempuan  Jumlah
01 Kab Cilacap 824 279 817 828 1 642 107
02 Kab Banyumas 778 197 776 330 1 554 527
03 Kab Purbalingga 420 258 428 694 848 952
04 Kab Banjarnegara 436 152 432 761 868 913
05 Kab Kebumen 578 724 581 202 1 159 926
06 Kab Purworejo 343 644 351 783 695 427
07 Kab Wonosobo 383 401 371 482 754 883
08 Kab Magelang 594 117 587 606 1 181 723
09 Kab Boyolali 459 044 471 487 930 531
10 Kab Klaten 555 700 574 347 1 130 047
11 Kab Sukoharjo 409 174 415 064 824 238
12 Kab Wonogiri 452 386 476 518 928 904
13 Kab Karanganyar 402 964 410 232 813 196
14 Kab Sragen 421 363 436 903 858 266
15 Kab Grobogan 648 598 660 098 1 308 696
16 Kab Blora 409 170 420 558 829 728
17 Kab Rembang 295 266 296 093 591 359
18 Kab Pati 578 127 612 866 1 190 993
19 Kab Kudus 383 508 393 929 777 437
20 Kab Jepara 548 140 549 140 1 097 280
21 Kab Demak 523 984 531 595 1 055 579
22 Kab Semarang 458 203 472 524 930 727
23 Kab Temanggung 355 819 352 727 708 546
24 Kab Kendal 457 263 443 050 900 313
25 Kab Batang 353 603 353 161 706 764
26 Kab Pekalongan 417 406 421 215 838 621
27 Kab Pemalang 625 565 635 788 1 261 353
28 Kab Tegal 694 695 700 144 1 394 839
29 Kab Brebes 872 934 860 935 1 733 869
71 Kota Magelang 58 311 59 916 118 227
72 Kota Surakarta 243 296 256 041 499 337
73 Kota Salatiga 83 479 86 853 170 332
74 Kota Semarang 764 487 791 497 1 555 984
75 Kota Pekalongan 140 983 140 451 281 434
76 Kota Tegal 118 872 120 727 239 599
JAWA TENGAH 16 091 112 16 291 545 32 382 657

Sumber : BPS Sensus Penduduk Tahun 2010

1.3  Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Usia Sekolah

Tabel 1.3 Jumlah dan Persentase Kelompok Umur Sekolah Menurut Kabupaten/Kota, Provinsi Jawa Tengah Tahun 2010

Kabupaten/Kota Kelompok Umur Sekolah
7-12 % 13-15 % 16-18 %
Kab Cilacap  194 058 11,82  98 819 6,02  79 331 4,83
Kab Banyumas  169 773 10,92  82 119 5,28  73 567 4,73
Kab Purbalingga  97 534 11,49  47 528 5,60  39 944 4,71
Kab Banjarnegara  98 130 11,29  47 238 5,44  41 868 4,82
Kab Kebumen  137 353 11,84  73 312 6,32  58 581 5,05
Kab Purworejo  74 448 10,71  40 790 5,87  35 319 5,08
Kab Wonosobo  88 748 11,76  42 779 5,67  35 804 4,74
Kab Magelang  126 456 10,70  66 148 5,60  59 349 5,02
Kab Boyolali  97 608 10,49  49 839 5,36  43 298 4,65
Kab Klaten  108 397 9,59  55 520 4,91  52 807 4,67
Kab Sukoharjo  81 219 9,85  42 165 5,12  41 027 4,98
Kab Wonogiri  88 457 9,52  45 966 4,95  38 523 4,15
Kab Karanganyar  83 918 10,32  40 674 5,00  36 953 4,54
Kab Sragen  87 012 10,14  44 697 5,21  39 379 4,59
Kab Grobogan  145 183 11,09  73 936 5,65  65 151 4,98
Kab Blora  85 985 10,36  42 236 5,09  37 126 4,47
Kab Rembang  59 650 10,09  31 645 5,35  30 978 5,24
Kab Pati  120 777 10,14  63 551 5,34  60 178 5,05
Kab Kudus  79 954 10,28  42 363 5,45  41 714 5,37
Kab Jepara  121 287 11,05  59 559 5,43  57 964 5,28
Kab Demak  122 686 11,62  64 097 6,07  61 367 5,81
Kab Semarang  94 002 10,10  47 571 5,11  45 997 4,94
Kab Temanggung  73 149 10,32  37 311 5,27  32 523 4,59
Kab Kendal  95 935 10,66  51 616 5,73  47 837 5,31
Kab Batang  76 567 10,83  40 575 5,74  37 876 5,36
Kab Pekalongan  100 569 11,99  53 713 6,40  47 552 5,67
Kab Pemalang  155 610 12,34  78 087 6,19  66 573 5,28
Kab Tegal  168 787 12,10  84 862 6,08  71 516 5,13
Kab Brebes  208 122 12,00  107 365 6,19  96 791 5,58
Kota Magelang  11 183 9,46  5 952 5,03  6 399 5,41
Kota Surakarta  45 503 9,11  24 222 4,85  27 438 5,49
Kota Salatiga  15 529 9,12  8 269 4,85  9 205 5,40
Kota Semarang  146 382 9,41  74 139 4,76  85 096 5,47
Kota Pekalongan  30 810 10,95  16 161 5,74  15 895 5,65
Kota Tegal  25 397 10,60  13 352 5,57  13 113 5,47
JAWA TENGAH 3 516 178 10,86 1 798 176 5,55 1 634 039 5,05

Sumber : BPS Sensus Penduduk Tahun 2010

Dari  tabel diatas dapat dilihat bahwa kelompok usia sekolah (7-18 tahun) di Jawa Tengah cukup tinggi yakni 6.948.388 atau 21,46 persen dari seluruh penduduk, dan persentase yang paling tinggi adalah kelompok umur 7-12 tahun (10,86 persen). Besarnya kelompok anak usia sekolah ini memerlukan perhatian yang serius karena pendidikan  adalah bekal utama untuk menghadapi hidup di masa mendatang. Jika diukur secara relatif, dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, Kabupaten Pemalang menduduki peringkat pertama untuk jumlah penduduk usia Sekolah Dasar (7-12 tahun) yakni sebanyak 12,34 persen dan Kota Surakarta yang terkecil yakni 9,11 persen. Penduduk yang terbanyak untuk tingkat SMP (13-15 tahun) di Kabupaten Pekalongan yakni 6,40 persen dan yang terkecil di Kota Semarang yakni 4,76 persen, sedangkan untuk penduduk tingkat SMA (16-18 tahun) terbanyak di Kabupaten Pekalongan sebesar 5,67 persen dan terkecil di Kabupaten Wonogiri sebesar 4,15 persen.

Sekian penjelasan singkat dari saya mengenai analisis pertumbuhan penduduk dari provinsi Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *